Tuesday, 6 June 2017

yang sedang dikerjakan saat ini

Halo.
Akhirnya setelah sekian lamaaa (pembuka yang selalu)....
Saya sempat juga menjamah blog kesayangan ini, jurnal yang akan merekap sebagian momen hidup saya *tssah 

Setelah postingan terakhir yang membahas tentang kesan setelah PPL, postingan ini tentu saja akan membahas seperti apa yang tertera pada judul. Postingan singkat saja, asal bisa menjadi jejak dalam momen yang ingin saya ingat besok...

Jadi, pertengahan April kemarin akhirnya saya berhasil memulai KKN bersama 14 orang dari 3 fakultas berbeda. Menghimpun 14 anggota bukan hal mudah, kalau saya bilang, seperti mencari jodoh. Harus orang yang pas, yang bisa membuat kita nyaman, yang punya selera humor sama, yang pinya arah pikiran mirip, yang derajat kemiringan otaknya mirip, dan yang mau menerima kita apa adanya.... Setelah pencarian selama kurang lebih 2/3 bulan, akhirnya terhimpun 14 orang 'gila', dan saya bahagia pada akhirnya mengetahui mereka gila, karena itu artinya saya tidak sendirian ^^

KKN kamu berlangsung selama kurang dari 2 bulan. Dengan segala kendala yang diakibatkan oleh rasa malas dan masalah internal antar-anggota, akhirnya seluruh proker kita pun kelar. Setelah KKN, yang menjadi kesibukan adalah menyusun laporan KKN, di mana nyusunnya ini agak bikin kesel. Pertama, karena tidak ada format yang jelas bagaimana bentuk laporan, yang ke-dua adalah karena urusan administrasi yang agak ribet dari pihak kampus. Tetapi, it ended well, alhamdulillah...

Kelar berurusan dengan laporan KKN, saya suda tidak bisa mangkir lagi dari yang namanya SEKERIPSI. Yak! Akhirnya harus berhadapan dengan realita dan tidak ada tameng yang bisa digunakan untuk menghindar lagi. Skripsi di depan mata, yudisium di bulan depan. Teman-teman sudah mulai memanaskan jari dan otak untuk mengerjakan skripsi, bahkan sudah ada yang rampung bab 1-5, bahkan ada yang sudah siap ujian. Well, pelecut yang sangat melecut. Tidak ada alasan lagi untuk tidak mengerjakan skripsi.

Setelah bulan Januari kemarin menyelenggarakan Seminar Proposal tanpa menyelesaikan proposal, permintaan dospem, barulah bulan Juni saya berhasil 'melahirkan' si bayi proposal dan mengantarkannya ke dospem 2 untuk direvisi. Sangat melegakan. Setelah 5 bulan akhirnya si dia lahir juga :') Dan dimulai sejak itu, saya sudah bersiap untuk bolak-balik kampus, menanti dosen, dan mengerjakan revisi sekaligus bersiap membuat draft bab 4 dan 5. Sebentar kok, ngerjainnya... Malesnya aja sih yang lama :v Tapi harus digenjot, dipaksa, dan dimaksimalkan sampai otak beruap! Supaya bisa kejar #YudisiumJuli2017 dan #Wisuda2017 ^^ Aamiin!

Lantas, setelah nanti semuanya beres akan apa? Kita lihat saja nanti, selesaikan yang nyata di depan mata (y)

Jadi, yang sedang dikerjakan saat ini adalah menyelesaikan skripsi sampai beres dan tuntas, sampai #YudisiumJuli2017, sampai #Wisuda2017 :) dan sesekali ambil kerjaan yang bisa dikerjakan sambil skripsian, he he he...

Oh! Saat ini, sejak KKN, saya diterima sebagai kecambah di sebuah komunitas sastra; Akarpohon. Di sana saya akan menggembleng diri untuk bisa menuliskan cerpen (sekarang spesialis cerpen) yang layak terbit. Tapi tetap dengan prinsip "Penulis itu tidak mengikuti pasar, melainkan membuat pasar sendiri", karena setiap penulis adalah jiwa individu yang bebas. Saya tidak pernah serius bermimpi untuk masuk menjadi anggota komunitas disebabkan prinsip tersebut, tapi secara tidak sengaja, saya sudah hampir menjadi anggota sebuah komunitas. Saya belum tahu apakah saya akan betah untuk berproses bersama di bawah naungan komunitas atau tidak, yang jelas, saya sedang berusaha menjalaninya pelan-pelan sembari mencari tahu jawabannya. 
Apakah saya akan terus menulis? Ya, pasti,

Sayangnya, untuk saat-saat yang genting ini, saat-saat kejar #YudisiumJuli2017, sepertinya saya akan mohon vakum sementara dari kesibukan sebagai calon anggota komunitas. Karena masih mengikuti agenda kelas menulis, yang mengharuskan menulis 1 cerpen/minggu, maka saya lebih baik memilih salah satu; fokus skripsi atau tetap ikut kelas menulis. Dan saya memilih untuk fokus, karena saya bukan tipe orang yang bisa fokus pada 2 hal, kecuali salah satunya harus tidak total. Dalam artian, saya tidak ingin setengah-setengah. Dalam kata lain, saya kurang terampil untuk multitasking pada dua hal yang membutuhkan kinerja otak sama, karena kalau yang dibutuhkan adalah kinerja tubuh, maka saya masih mungkin bisa multitasking.

Sekian.
Sampai jumpa! Semoga sukses mengejar target!!!

No comments:

Post a Comment

What do you think about that post?
FYI, compliment and criticism are welcomed!